Perseteruan Oezil dan Mourinho di Madrid

Ketika menjalin kerjasama di Real Madrid, ikatan antara Mesut Oezil dengan Jose Mourinho tak terus berjalan mulus. Ada masa ketika kedua orang tersebut terjadi sebuah pertengkaran saat berada di ruang ganti.

Insiden tersebut tertangkap pada buku otobiografi milik Oezil “Die Magie des Spiels” (Keajaiban Permainan), yang diserialkan pada koran Jerman Bild.

Perseteruan antara Oezil dan Mourinho berlangsung usai Madrid melangsungkan sebuah laga yang tak dijabarkan sdengan detil. Waktu itu, Mourinho memberi kritik atas pernampilan dari pemain sepakbola asal Jerman itu.

“Kamu menilai 2 operan cantik telah cukup,” ujar Mourinho, seperti ditulis Oezil. “Kamu pikir kamu amat baik dengan 50 persen saja telah cukup.”

“Ia berhenti sebentar. Dan melihat saya dengan matanya yang memiliki warna coklat gelap. Saya melihat dirinya kembali seperti 2 orang petinju yang saling berhadapan sebelum memulai babak pertama. Ia tak memperlihatkan emosi sama sekali. Hanya menanti sebuah respons dari saya. Sungguh saya amat membenci dirinya saat ini. Dan sesungguhnya saya sayang Mourinho.”

Pada sebuah keadaan, Oezil ternyata melempar kausnya ke lantai. Mourinho merasa makin marah.

“Oh, saat ini kamu telah menyerah? Sungguh seorang pengecut.”

“Apa yang kau inginkan? Bersantai sambil mandi air hangat? Menggunakan sampo di rambutmu? Ingin sendirian? Atau kamu berharap bisa perlihatkan pada para pemain lain, pendukung di luar sana, dan saya, apa yang dapat kamu perbuat.”

Oezil bersama dengan Madrid pada tahun 2010 dan akhiri 4 musim di tempat itu. Ia berpisah dengan Mourinho, yang keluar pada tahun 2013.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *